MEMBANGUN PERDAMAIAN DUNIA DENGAN IMAN
OLEH
ANGGELA NOVENA GIYATI
15.E1.0142
15.E1.0142
DOSEN PEMBIMBING :GREGORIUS DARU
Selama kurang lebih 2 bulan lamanya saya
menjalankan proyek kebaikan. Bisa dilihat dari gambar-gambar yang saya posting
ini.Gambar-gambar ini merupakan salah
satu contoh gambaran iman saya untuk misi perdamaian antar umat. Saya merupakan
umat katolik, namun saya tidak pernah sukar untuk membantu sesama yang berbeda
dari saya entah itu dari sudut pandang etnis,agama,ataupun asal daerah. Blog
ini saya buat bukan hanya untuk memenuhi Tugas Akhir Semester namun, blog ini
saya buat juga untuk menggerakan hati kita bahwa perbedaan bukanlah penghalang.
“kasihilah
sesamamu manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri” kata-kata ini
saya ambil dari perikop kitab suci agama katolik,dari sinilah dasar saya untuk
menjalankan tujuan saya yaitu “imanku mendamaikan dunia”. Bisa kita lihat dari gambar-gambar ini banyak
sekali umat-umat beragama lain yang mebutuhkan uluran tangan kita, melalui hal
kecil yang saya lakukan ini mungkin bisa mengetuk hati kalian untuk saling
mengulurkan uluran cinta kasih kepada orang yang “BERBEDA” dengan kita. Dengan
apa yang saya perbuat ini mulai dari menolong ibu yang buta di angkutan umum,
berbagi canda tawa dan sedikit rezeki untuk anak-anak loper Koran, dan
mengajari anak-anak di SD Islam yang kesulitan mengerjakan PR serta masih
banyak lagi hal-hal yang saya lakukan. Ini adalah contoh bahwa melalui iman
kita bisa mewujudkan suatu perdamain dimana tidak ada konflik dan kerusuhan
yang terjadi . Indonesia bisa menjadikan penduduknya aman,tentram,”adem ayem” dengan cara saling menghargai dan membuka hati untuk
terbuka dengan orang-orang yang berbeda dengan kita. Janganlah kita selalu
berfikir bahwa agama lain salah,agama lain sesat,dsb. Melainkan kita harus
merubah cara pandang kita tentang perbedaan agama dengan cara kita mau membuka
diri untuk berdialog antar agama,hargai pendapat agama lain dan janganlah
menyombongkan agama yang dianut. Karena perlu diingat bahwa tidak ada agama
yang sempurna,semua itu pasti ada “plus”
“minusnya”. Karena perdamaian adalah hal yang indah,jadi jangan tanam rasa
egois kita namun kini saatnya kita harus berbaur dalam perbedaan.





Saya sangat setuju dengan pendapat mbak ela. Agama bukanlah pembeda antara manusia satu dengan manusia lain yg berbeda agama. Justru agama manapun mengajarkan kasih kepada semua umat manusia. Namun ada beberapa oknum yg menyalahgunakan agama sebagi senjata paling ampun untuk menyerang. Maka dari itu mari kita tetap berbuat baik dan ajarkan pada sesama sebuah kebaikan itu.
BalasHapusIya saya setuju. Jangan menganggap agama atau kepercayaan lain sesat, karena setiap agama yg dianut itu baik menurut penganut2nya. Dengan kita saling menghargai sesama pemeluk agam lain, kedamaian antar agama pasti bisa terwujud..
BalasHapusWaaahh terima kasih sudah di igtkan bahwa orsng lain hanya dapat melihat iman kita apabila kita merealisasikannya dalam kehidupan kita. Thank you, Gbu
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSungguh sangat menginspiratif dan mengingat untuk menghargai sesama manusia dan tidk membeda-bedakan
BalasHapusHai Ela..saya setuju dgn pendapatmu. Tuhan menciptakan kebhinekaan bukan untuk saling unjuk diri mana yg paling benar, melainkan agar kita bisa saling melayani dalam perbedaan. Tentang hidup orang kristiani, saya ingat ayat ini, "Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin. (1 Petrus 4:11)". Jadi, sebagai umat kristiani, hendaklah kita melakukan kebaikan demi nama Tuhan, bukan demi menunjukkan kitalah yg paling benar. Tunjukkan imanmu dlm melakukan kebaikan, kebaikan dalam nama Tuhan.. Gbu.
BalasHapusMenolong orang lain tanpa memandang latar belakang SARA. Good artikel
BalasHapusSaya setuju dengan Ella, karena membantu sesama memang tidak seharusnya pandang bulu. Semua sama dimata Tuhan. Tuhan saja tidak membedakan maka kita juga tidak seharusnya membeda-bedakan.
BalasHapusSangat menginspirasi. Thankss
BalasHapusArtikel yang membangun dan menarik. Tidak mengandung unsur Sara.
BalasHapusSemoga semua umat beragama dapat menerapkannya dalam aspek kehidupan. tidak hanya umat katolik / kristen saja. Amiin...
Setuju sekali dg tulisan mb ela. Saya sbg umat muslim pun diajarkan untuk bertoleransi dan menghargai setiap kepercayaan yg dianut masing-masing. Saya yakin setiap agama juga mengajarkan bagaimana cara menghargai dan berbagi rasa kasih sayang antar sesama. Semoga tulisan ini bisa menjadi pengingat semua umat beragama, bahwa bukan agama yg membuat kita tidak bisa saling solider tapi ego pada diri manusia yg mementingkan diri sendiri. Semoga bermanfaat untuk banyak orang :-)
BalasHapusBetul, berbuat kebaikan itu tdk perlu pandang bulu, karena Allah pun sudah mengasihi kita tanpa batas dan tak menuntut balas. Agama adalah cara masing2 orang untuk berkomunikasi dengan Tuhan, manusia jg lah yg merumuskan ketentuannya. Satu hal yg pasti, Tuhan itu satu untuk semua orang, penyelamat manusia di dunia. Damai selalu beserta kita, Amin.
BalasHapusperdamaian adalah salah satu hal yg terpenting dalam hidup ini. dengan apa yg telah ditulis diatas, kita dapat mencontoh maupun mengkembangkan sikap perdamaian dgn cara masing-masing.
BalasHapussetuju sekali, jadi kita tidak perlu menunggu orang yang membutuhkanyg agamanya sama. kita bisa berbagi kebaikan kepada semua orang bukan? God job :)
BalasHapusBagus... Semua agama pasti menjanjikan kasih dan sayang. Tanpa kecuali.
BalasHapusLanjutkan mbak ella untuk terus menabur kebaikan untuk semua orang tanpa memandang ras, suku, agama, dll, karena di mata Tuhan kita semua sama. Dan dengan kita membantu/menolong sesama, itu berarti kita diberi kepercayaan oleh Tuhan untuk menjadi perantara-Nya di saat Tuhan ingin memberikan pertolongan kepada saudara2 yang membutuhkan pertolongan Tuhan. Sukses ya mbak ella.
BalasHapusSetujuuu....karena iman memang bkn hanya soal mengimani Tuhan tapi juga untuk berbuat baik kepada sesama, baik yang seagama maupun tidak
BalasHapusartikel yang sangat menginspirasi, keep writing ela :)
BalasHapusnice article ;)
BalasHapusSangat menginspirasi
BalasHapusSetuju, karena berbuat baik kpd sesama tanpa memandang ras,suku dan agama, sama dengan perwujudan iman akan Tuhan,
BalasHapusNice, Lanjutkan!!
Nice, pada dasarnya memang tidak ada agama yg mengajarkan keburukan dan diskriminasi dlm bentuk apapun , selama kita masih menjadi manusia yg mempunyai moral dan nurani ,saat itulah waktu yg tepat untuk kita berbagi kasih
BalasHapusGood, artikel yg sangat luar biasa. Yang mengajarkan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan persatuan. Dimana artikel ini inspiratif dan Cerdas
BalasHapusGood, artikel yg sangat luar biasa. Yang mengajarkan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan persatuan. Dimana artikel ini inspiratif dan Cerdas
BalasHapusJika kitamau emg kita harus selalu membangun perdamaian yang selalu erat dan langgeng dgn apapun itu caranya.
BalasHapusGood artikel
Jika kitamau emg kita harus selalu membangun perdamaian yang selalu erat dan langgeng dgn apapun itu caranya.
BalasHapusGood artikel
Jos
BalasHapusKeren
Damai itu indah !!!
Kata-katamu dalem laaaa
Teruskan sebarkan kebaikan!!
Mampir balik yaaa + komen
ekienglandmuse.blogspot.com
Good artikel! Memang seharusnya berbagi kebaikan itu tanpa membeda-bedakan apapun itu. Lanjutkan terus mbak ela 👍
BalasHapusshippp
BalasHapusperbedaan tidak harus membuat kita untuk saling membenci
artikel yang bagus.. ditunggu update selanjutnya...
BalasHapusSaya setuju, semua orang itu pantas mendapat bantuan tidak harus pilih" untuk membantu
BalasHapus