Selasa, 03 November 2015

MEMBANGUN PERDAMAIAN DUNIA DENGAN IMAN





MEMBANGUN PERDAMAIAN DUNIA DENGAN IMAN

OLEH 
ANGGELA NOVENA GIYATI
15.E1.0142
 DOSEN PEMBIMBING :GREGORIUS DARU







Selama kurang lebih 2 bulan lamanya saya menjalankan proyek kebaikan. Bisa dilihat dari gambar-gambar yang saya posting ini.Gambar-gambar  ini merupakan salah satu contoh gambaran iman saya untuk misi perdamaian antar umat. Saya merupakan umat katolik, namun saya tidak pernah sukar untuk membantu sesama yang berbeda dari saya entah itu dari sudut pandang etnis,agama,ataupun asal daerah. Blog ini saya buat bukan hanya untuk memenuhi Tugas Akhir Semester namun, blog ini saya buat juga untuk menggerakan hati kita bahwa perbedaan bukanlah penghalang. “kasihilah sesamamu manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri” kata-kata ini saya ambil dari perikop kitab suci agama katolik,dari sinilah dasar saya untuk menjalankan tujuan saya yaitu “imanku mendamaikan dunia”.  Bisa kita lihat dari gambar-gambar ini banyak sekali umat-umat beragama lain yang mebutuhkan uluran tangan kita, melalui hal kecil yang saya lakukan ini mungkin bisa mengetuk hati kalian untuk saling mengulurkan uluran cinta kasih kepada orang yang “BERBEDA” dengan kita. Dengan apa yang saya perbuat ini mulai dari menolong ibu yang buta di angkutan umum, berbagi canda tawa dan sedikit rezeki untuk anak-anak loper Koran, dan mengajari anak-anak di SD Islam yang kesulitan mengerjakan PR serta masih banyak lagi hal-hal yang saya lakukan. Ini adalah contoh bahwa melalui iman kita bisa mewujudkan suatu perdamain dimana tidak ada konflik dan kerusuhan yang terjadi . Indonesia bisa menjadikan penduduknya  aman,tentram,”adem ayem” dengan cara saling menghargai dan membuka hati untuk terbuka dengan orang-orang yang berbeda dengan kita. Janganlah kita selalu berfikir bahwa agama lain salah,agama lain sesat,dsb. Melainkan kita harus merubah cara pandang kita tentang perbedaan agama dengan cara kita mau membuka diri untuk berdialog antar agama,hargai pendapat agama lain dan janganlah menyombongkan agama yang dianut. Karena perlu diingat bahwa tidak ada agama yang sempurna,semua itu pasti ada “plus” “minusnya”. Karena perdamaian adalah hal yang indah,jadi jangan tanam rasa egois kita namun kini saatnya kita harus berbaur dalam perbedaan.





 


 

31 komentar:

  1. Saya sangat setuju dengan pendapat mbak ela. Agama bukanlah pembeda antara manusia satu dengan manusia lain yg berbeda agama. Justru agama manapun mengajarkan kasih kepada semua umat manusia. Namun ada beberapa oknum yg menyalahgunakan agama sebagi senjata paling ampun untuk menyerang. Maka dari itu mari kita tetap berbuat baik dan ajarkan pada sesama sebuah kebaikan itu.

    BalasHapus
  2. Iya saya setuju. Jangan menganggap agama atau kepercayaan lain sesat, karena setiap agama yg dianut itu baik menurut penganut2nya. Dengan kita saling menghargai sesama pemeluk agam lain, kedamaian antar agama pasti bisa terwujud..

    BalasHapus
  3. Waaahh terima kasih sudah di igtkan bahwa orsng lain hanya dapat melihat iman kita apabila kita merealisasikannya dalam kehidupan kita. Thank you, Gbu

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Sungguh sangat menginspiratif dan mengingat untuk menghargai sesama manusia dan tidk membeda-bedakan

    BalasHapus
  6. Hai Ela..saya setuju dgn pendapatmu. Tuhan menciptakan kebhinekaan bukan untuk saling unjuk diri mana yg paling benar, melainkan agar kita bisa saling melayani dalam perbedaan. Tentang hidup orang kristiani, saya ingat ayat ini, "Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin. (1 Petrus 4:11)". Jadi, sebagai umat kristiani, hendaklah kita melakukan kebaikan demi nama Tuhan, bukan demi menunjukkan kitalah yg paling benar. Tunjukkan imanmu dlm melakukan kebaikan, kebaikan dalam nama Tuhan.. Gbu.

    BalasHapus
  7. Menolong orang lain tanpa memandang latar belakang SARA. Good artikel

    BalasHapus
  8. Saya setuju dengan Ella, karena membantu sesama memang tidak seharusnya pandang bulu. Semua sama dimata Tuhan. Tuhan saja tidak membedakan maka kita juga tidak seharusnya membeda-bedakan.

    BalasHapus
  9. Artikel yang membangun dan menarik. Tidak mengandung unsur Sara.
    Semoga semua umat beragama dapat menerapkannya dalam aspek kehidupan. tidak hanya umat katolik / kristen saja. Amiin...

    BalasHapus
  10. Setuju sekali dg tulisan mb ela. Saya sbg umat muslim pun diajarkan untuk bertoleransi dan menghargai setiap kepercayaan yg dianut masing-masing. Saya yakin setiap agama juga mengajarkan bagaimana cara menghargai dan berbagi rasa kasih sayang antar sesama. Semoga tulisan ini bisa menjadi pengingat semua umat beragama, bahwa bukan agama yg membuat kita tidak bisa saling solider tapi ego pada diri manusia yg mementingkan diri sendiri. Semoga bermanfaat untuk banyak orang :-)

    BalasHapus
  11. Betul, berbuat kebaikan itu tdk perlu pandang bulu, karena Allah pun sudah mengasihi kita tanpa batas dan tak menuntut balas. Agama adalah cara masing2 orang untuk berkomunikasi dengan Tuhan, manusia jg lah yg merumuskan ketentuannya. Satu hal yg pasti, Tuhan itu satu untuk semua orang, penyelamat manusia di dunia. Damai selalu beserta kita, Amin.

    BalasHapus
  12. perdamaian adalah salah satu hal yg terpenting dalam hidup ini. dengan apa yg telah ditulis diatas, kita dapat mencontoh maupun mengkembangkan sikap perdamaian dgn cara masing-masing.

    BalasHapus
  13. setuju sekali, jadi kita tidak perlu menunggu orang yang membutuhkanyg agamanya sama. kita bisa berbagi kebaikan kepada semua orang bukan? God job :)

    BalasHapus
  14. Bagus... Semua agama pasti menjanjikan kasih dan sayang. Tanpa kecuali.

    BalasHapus
  15. Lanjutkan mbak ella untuk terus menabur kebaikan untuk semua orang tanpa memandang ras, suku, agama, dll, karena di mata Tuhan kita semua sama. Dan dengan kita membantu/menolong sesama, itu berarti kita diberi kepercayaan oleh Tuhan untuk menjadi perantara-Nya di saat Tuhan ingin memberikan pertolongan kepada saudara2 yang membutuhkan pertolongan Tuhan. Sukses ya mbak ella.

    BalasHapus
  16. Setujuuu....karena iman memang bkn hanya soal mengimani Tuhan tapi juga untuk berbuat baik kepada sesama, baik yang seagama maupun tidak

    BalasHapus
  17. artikel yang sangat menginspirasi, keep writing ela :)

    BalasHapus
  18. Setuju, karena berbuat baik kpd sesama tanpa memandang ras,suku dan agama, sama dengan perwujudan iman akan Tuhan,
    Nice, Lanjutkan!!

    BalasHapus
  19. Nice, pada dasarnya memang tidak ada agama yg mengajarkan keburukan dan diskriminasi dlm bentuk apapun , selama kita masih menjadi manusia yg mempunyai moral dan nurani ,saat itulah waktu yg tepat untuk kita berbagi kasih

    BalasHapus
  20. Good, artikel yg sangat luar biasa. Yang mengajarkan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan persatuan. Dimana artikel ini inspiratif dan Cerdas

    BalasHapus
  21. Good, artikel yg sangat luar biasa. Yang mengajarkan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan persatuan. Dimana artikel ini inspiratif dan Cerdas

    BalasHapus
  22. Jika kitamau emg kita harus selalu membangun perdamaian yang selalu erat dan langgeng dgn apapun itu caranya.
    Good artikel

    BalasHapus
  23. Jika kitamau emg kita harus selalu membangun perdamaian yang selalu erat dan langgeng dgn apapun itu caranya.
    Good artikel

    BalasHapus
  24. Jos
    Keren
    Damai itu indah !!!
    Kata-katamu dalem laaaa
    Teruskan sebarkan kebaikan!!

    Mampir balik yaaa + komen

    ekienglandmuse.blogspot.com

    BalasHapus
  25. Good artikel! Memang seharusnya berbagi kebaikan itu tanpa membeda-bedakan apapun itu. Lanjutkan terus mbak ela 👍

    BalasHapus
  26. shippp
    perbedaan tidak harus membuat kita untuk saling membenci

    BalasHapus
  27. artikel yang bagus.. ditunggu update selanjutnya...

    BalasHapus
  28. Saya setuju, semua orang itu pantas mendapat bantuan tidak harus pilih" untuk membantu

    BalasHapus